Ber-Gentayangan Bersama Intan


Cover-gentayangan.jpg

Coba gunakan google images dan search kata “Gentayangan”. Dijamin akan menemukan ratusan foto menyeramkan. Hantu-hantu. Setan-setan. Yang katanya “Gentayangan”.

Lagi….Intan Paramadhita membuat saya ‘tergoda’ dengan judul novel barunya. Seperti pertama kali menemukan “Sihir Perempuan” dengan cover perempuan bergaun merah yang membuat saya terprovokasi dengan pilihan judulnya dan memutuskan memboyongnya dari rak sebuah toko buku ke rumah.

Berbicara dengan beberapa teman penyuka baca, banyak yang sebelumnya tidak mengenal Intan dan Sihir Perempuan. Memang dia rasanya tidak terlalu main stream seperti penulis lain. Apalagi kalau setelah membaca tulisannya yang juga tidak main stream. Tidak ada romansa cinta-cintaan….tapi tentang misteri dan horror yang imajinatif. “Gentayangan” sudah lama saya nantikan. Pertama membaca Sihir Perempuan pun saya sudah tergila dengan kisah-kisah buah imajinasi Intan. Dan saya pun yakin yang ini akan membuat saya mabuk kepayang. Hahahahaha…..

Format “Choose Your Own Adventure” dalam “Gentayangan” termasuk unik. Pembaca dibawa dalam berbagai plot cerita yang menjadi pilihannya sendiri. Sejauh ini, saya sudah menjalani 5 plot. Lima petualangan berbeda. Ada satu yang berakhir terlalu cepat. Saya sampai bengong. Kenapa pula sedemikian singkat? Tapi ya…itu kan pilihan saya.

“Cewek baik masuk surga, cewek bandel gentayangan”. Begitu tagline buku ini. Ya….saya sih mungkin masuk ke kategori cewek bandel. Seperti tersihir, saya ingin terus gentayangan, terus berpetualang. Hehehehehehehe…maka pengalaman ber-Gentayangan bersama Intan ini pun rasanya tak ingin cepat usai. Tamat dan saya mulai lagi dari awal. Membawa saya dalam perjalanan lain, persimpangan baru dan pilihan lain.

Gentayangan masih membawa cerita-cerita mistis, horror dan sedikit mematahkan apa yang sebelumnya kau yakini tentang sebuah cerita. Ada sedikit cerita tentang film legendaris WIzard of Oz yang justru dilihat dari sisi yang berbeda dan diyakini akan merubah cara pandang kamu kalau menonton ulang film tersebut. Sulit untuk menarik satu kesimpulan dalam novel ini. Karena lagi….semua tergantung kemana kamu membawa diri dalam gentayangan-mu.

Mbak Intan…..I’m so glad to have read your creations. Semoga sukses terus. Dan suatu hari bisa bertemu lagi. Seperti ketika kita bertemu setelah pementasan karyamu di Salihara beberapa tahun lalu.

Selamat ber-Gentayangan!!

Dari fans yang sekaligus cewek bandel 🙂

 

 

 

Advertisements