#FinFunTrip #StockholmDayTrip – A Day in Stockholm


dari wiken bersama keluarga dan teman-teman di summer cottage Mira di daerah Hameenlinna, saya, Amy & Max melanjutkan perjalanan ke Turku. kami akan menyebrang ke Swedia dengan kapal pesiar Viking Line yang berangkat dari Turku di malam hari Minggu itu.

kami berangkat dari Hameenlinna sebelum siang dan tiba di Turku jelang sorenya. perjalanan cukup jauh. beberapa kali kami berhenti meregangkan badan dulu. seperti berhenti di daerah Lammi dan melihat gereja tuanya.

This slideshow requires JavaScript.

lalu lanjut berhenti di sebuah kebun strawberry. dan tentu membeli seliter buah strawberry yang segar dan sehat. hmm…selama di Finland, saya makan semua yang sehat dan enak. dari salmon sampai strawberry. sesuatu yang tidak bisa saya makan di Jakarta, karena sulitnya ketersediaan dan mahalnya harga komoditas itu. hahahahahaha…..

This slideshow requires JavaScript.

sebelum tiba di pelabuhan Turku, kami belok sedikit ke Naantali. disana ada Taman Muumin. nah….Muumin ini adalah komik kartun serial yang sangat terkenal di Swedia dan Finlandia sejak tahun 1940. komik itu berisi karakter-karakter lucu dan menggemaskan. ceritanya pun sangat kanak-kanak dan mendidik, begitu kata teman-teman Finlandia yang tumbuh besar membaca komiknya. selain itu, Muumin pun kemudian diangkat ke layar lebar menjadi film dan serial kartun televisi. nah…di Naantali ini ada Muumin World, taman bermain anak-anak yang bertema Muumin. tempatnya di satu pulau sendiri. sayangnya saya tidak bisa masuk karena sampai sana sudah kesorean. tiket masuknya Euro 25 per orang untuk sekali masuk seharian. kabarnya didalam ada berbagai wahana permainan yang asik gitu.

This slideshow requires JavaScript.

dari Naantali, kami lanjut ke pelabuhan Turku, ke terminal khusus untuk kapal pesiar Viking Line ke Stockholm. perjalanan nanti akan memakan waktu sekitar 8 jam. kami berangkat jam 9 malam dan tiba disana pagi hari, sekitar jam 7 pagi. ada perbedaan waktu 1 jam antara Stockholm dengan Helsinki.

jam 8:30an kami pun boleh naik ke kapal Viking Line Grace. langsung masuk ke cabin dan lanjut lagi ke restoran untuk makan malam. makan malam di kapal pesiar jelas sangat mahal. sepiring main course kira-kira mulai dari Euro 20-an. belum lagi minumnya. huh…mau gak mau harus dibeli. daripada kelaparan kan?

nah…seperti halnya kapal pesiar, isinya banyak hiburan. apalagi kapal Grace ini termasuk baru. didalamnya sangat mewah. ada bermacam restoran, bar, karaoke, klab malam, spa, shopping center juga. dan iseng-iseng, kami pun santai-santai dulu di bar. sebelum akhirnya kelelahan dan tidur sekitar jam 3 pagi. hahaha…dasar!! gak kepikiran sama sekali bahwa sekitar beberapa jam lagi harus bangun karena sampai ke Stockholm.

betul saja. kami tiba jam 7 pagi waktu setempat di Stockholm. cuacanya agak mendung pagi itu. warga Stockholm pun belum benar-benar memulai aktivitas mereka. iya…di negara Eropa, aktivitas biasanya dimulai jam 9. setidaknya itu yang saya lihat selama di Helsinki dan Stockholm.

dari terminal Viking Line, kami naik bus ke pusat kota. beli tiketnya pake mesin. tinggal bayar dengan kartu kredit atau debit sekitar 70Krona pulang pergi. oya…mata uang di Swedia adalah Swedish Krona. negara ini tidak tergabung dengan Uni Eropa, jadi tidak menggunakan mata uang Euro. makanya, saya jadi tuker uang dulu supaya bisa jajan dan jalan-jalan. dan nilai tukar Krona dengan Rupiah adalah sekitar 1500an. jauuuhhh dari Euro.

sesampainya di central station stockholm, kami menitipkan barang bawaan di loker yang ada disana. biaya sewanya sekitar 10 euro untuk seharian. besarnya loker bisa dipilih sendiri. iya…semua self service. tinggal masukkan barang ke loker kosong, kunci lalu masukkan beberapa kode ke mesinnya dan bayar dengan kartu debit atau kartu kredit. mudah dan aman. nanti akan ada kode yang keluar untuk kita simpan. kode ini untuk membuka loker ketika sudah tidak ingin digunakan.

Penampakan Loker Berbayar di Central Station Stockholm

Penampakan Loker Berbayar di Central Station Stockholm

dari central station, kami pun jalan kaki menyusuri stockholm yang masih sepi itu. masih terlalu pagi. orang lokal pun belum semua keluar untuk kerja atau beraktivitas. kami menemukan sebuah coffee shop dan memutuskan untuk minum kopi dan sarapan sebentar. stockholm pagi itu lumayan dingin. mendung. tapi suasana hati saya mah senang aja. excited untuk melihat-lihat keindahan kota ini.

This slideshow requires JavaScript.

dari sarapan, kami duduk sebentar di pelataran gereja Hedwig Eleonora. letaknya di daerah ostermalm. kami duduk disana sambil menunggu pasar lokal buka. pasar lokal atau di sebut saluhall buka jam 9, jadi kami pun menunggu dulu 30 menitan. sambil santai, saya pun jepret-jepret sana sini.

This slideshow requires JavaScript.

tepat jam 9, pasar lokal pun buka. saluhall ostermalm ini pasar tradisional ya. tapi jangan samakan dengan pasar tradisiona kita. di pasar ini tidak ada bau amis, bau ayam, bau daging mentah, becek dan keramaian berlebihan. iya…ini pasar kok. yang dijual dari sayur mayur segar, buah-buahan sama hewan ternak potong. daging, ikan salmon dan banyak lagi. bahkan ada juga warung kopi yang menjual panganan sarapan roti-rotian. tapi semuanya sangat rapih. nyaman sekali. berikut penampakan pasar tradisional swedia ini.

This slideshow requires JavaScript.

dari melihat-lihat pasar, saya pun berpisah dengan Amy & Max. saya memutuskan untuk naik bus hop on hop off, demi menikmati Stockholm secara maksimal dan cara cepat. iya…waktu saya hanya sampai sore. maka kami pun berjanji untuk bertemu lagi di central station jam 5 sore.

jalan kaki lagi ke kungsgatan, di depan concert hall, saya naik bus hop on hop off dengan membayar 260krona. dan mulailah petualangan saya sendirian berkeliling stockholm yang kaya sejarah ini dengan duduk manis di atas bus double decker ini. berikut peta perjalanan hop on hop off-nya:

Stockholm Red Buses Map (source: http://www.redbuses.se/karta/)

Stockholm Red Buses Map
(source: http://www.redbuses.se/karta/)

pemberhentian pertama saya adalah Stockholm City Hall. City Hall ini juga museum lho. Dan masih digunakan sebagai tempat penganugerahan hadiah Nobel. keren lah pokoknya, berikut beberapa sisi City Hall yang saya abadikan.

This slideshow requires JavaScript.

Setelah City Hall, saya lanjut lagi ke Old Town. disini pusat sejarahynya Stockholm. dari berbagai patung yang khas kota-kota Eropa, gedung teater, museum sejarah sampai Royal Palace yang tentunya masih digunakan oleh keluarga kerajaan Swedia.

di Old Town ini, saya berjalan kaki keliling sana sini. sampe gempor pokoknya. melewati gang-gang yang berisi toko-toko souvenir, apartemen tua dan kafe pinggir jalan. suasana Eropa yang yak terlupakan. kita pun bisa bebas piknik di taman kota sekitarnya. saya memilih duduk dan makan siang di Kungstradgarden, taman kota yang asri dan adem. memesan sepiring tuna sandwich, segelas cappucino dan segelas ice lemon tea. duduk makan sambil mengistirahatkan sepasang kaki yang kelelahan berkeliling Stockholm Old Town.

This slideshow requires JavaScript.

Dari Old Town, saya lanjut ke Vasa Museum. turun dari bus di depan Nordic Museum. nah…nordic museum ini menyimpan sejarah bangsa Swedia lho. tapi karena waktu saya yang terbatas, saya hanya masuk ke Vasa Museum yang terletak di belakang Nordic Museum saja. tapi setidaknya, saya sempat mengabadikan beberapa sudut Nordic Museum yang megah.

This slideshow requires JavaScript.

Vasa Museum ini adalah museum maritim yang menyimpan bangkai asli dari kapal perang Vasa yang tenggelam pada pelayaran perdananya di tahun 1628. kapal ini hanya mampu berlayar sampai 120 meter dan langsung tenggelam karena terlalu berat membawa terlalu banyak meriam.

tahun 1960-an, sisa-sisa kapal ini mulai diangkat ke bumi dan direstorasi satu per satu. di museum ini, kita bisa melihat sejarah dari pembangunan kapal perang Vasa, latar belakang pembuatannya, kisah tenggelamnya an banyak lagi. lengkap lah. kapal perang Vasa ini juga ikut menenggelamkan ratusan manusia. harus datang sendiri sih untuk lebih bisa menikmati satu per satu yang dipamerkan disini.

yang jelas…melihat Vasa yang megah, rasanya sulit dipahami kenapa kemudian kapal ini bisa tenggelam.

This slideshow requires JavaScript.

saya berkeliling Vasa Museum sekitar 1 jam. sampai capek sendiri hehehehe….

lalu, karena sudah sore, saya putuskan untuk kembali hop on ke red bus dan menuju Stockholm Central Station. saya berjanji kembali ketemu Amy & Max disana jam 5 sore untuk sama-sama ke Terminal Viking Line.

sepanjang perjalanan ke Central Station, saya pun menikmati matahari sore Stockholm yang hangat, pemandangannya yang historis dengan hati yang senang. jam 4:30 saya turun di depan Casino Cosmopol dan menyebrang ke Central Station. dan selesailah petualangan saya seharian di Stockholm yang mempesona 🙂

*to be continued

Advertisements