#FinFunTrip – Museums Tour in Helsinki, Finland


menikmati Helsinki adalah menikmati budaya dan sejarahnya. Eropa, seperti sudah kita ketahui adalah salah satu pusat kebudayaan dunia. Finland, seperti negera di Eropa lainnya memiliki banyak sekali museum. dengan status dan predikatnya sebagai World Design Capital, Helsinki menawarkan museum dan galeri seni kelas dunia.

saya berkunjung di Helsinki selama kurang lebih 2 minggu. memberikan banyak waktu untuk setidaknya mengunjungi satu dua museum terkenal disana. yup….lebih dari 2 museum yang saya kunjungi pada akhirnya. semuanya memberikan pengalaman tersendiri.

Helsinki City Museum

museum ini terletak di salah satu bagian dari Senate Square. itu yang di tengahnya ada cathedral besar itu lho, landmark kota Helsinki. nah…pada saat saya kesana, mereka sedang menggelar pameran “Mad About Helsinki”. pameran ini memberikan gambaran tentang sejarah dan perkembangan kota Helsinki sejak ditemukan oleh Raja Swedia, bertahan di masa penjajahan Russia sampai kemerdekaan Finland tahun 1917. selain itu, barang-barang yang dipamerkan juga menceritakan gaya hidup para penduduk kota sejak dulu hingga sekarang.

masuk museum ini gratis lho. jadi jangan takut untuk mampir. tapi rasanya pameran Mad About Helsinki ini hanya ada selama bulan Juni kemarin saja.

sebagai tambahan, di musim panas atau summer, museum-museum banyak sekali melakukan exhibition. bisa dicek sendiri web mereka untuk info lengkap: Helsinki City Museum

This slideshow requires JavaScript.

Finnish Museum of Photography

Museum ini berada di daerah bernama Cable Factory. kalo dengan naik bus, berhenti saja di Ruoholahti, lalu cari saja gedung Kaapeli. gedung berlantai 3 ini menaungi 3 museum sekaligus. jadi sekali masuk, ketiganya bisa dilihat. Finnis Museum of Photography berada di lantai dasar. untuk masuk, sebaiknya membayar tiket masuk terusan, yang bisa ketiganya. cuma Euro15 per orang kok.

museum photo ini memang lebih mirip galeri. karena ini museum photo kontemporer. kabarnya museum ini ditemukan oleh beberapa kelompok fotografer yang bertujuan mempromosikan seni fotografi dan budaya Finland sejak tahun 1969. museum ini sekarang juga didukung oleh departemen pendidikan kota Helsinki. karya yang dipamerkan merupakan perpaduan antara karya lama sejak 1840an sampai karya anyar.

pada saat saya kesana, mereka sedang mengadakan pameran foto “Summer School” dan “Finglish”. Tema pertama memamerkan foto karya para fotografer muda. iya…yang lahirnya aja late 70’s sampai late 90’s malah. karya-karya yang ditampil beragam dari lanskap sampai konseptual.

tema Finglish adalah deretan karya Vesa Oja, fotografer ternama Finland yang menghabiskan separuh hidupnya di Amerika Utara. foto-fotonya mengangkat perpaduan dan hasil asimilasi budaya orang Finland dengan orang Amerika Utara. sungguh menarik sekali. mengingat, Finland dengan Canada, terutama, memiliki banyak sekali persamaan dari segi iklim.

setiap bulan, museum ini mengangkat tema pameran yang berbeda.ย  silakan cek website-nya kalo butuh info: Finnish Museum of Photography

This slideshow requires JavaScript.

Theater Museum

di lantai 2 gedung yang sama dengan Finnish Museum of Photography, kita bisa masuk ke Theater Museum. museum ini memperlihatkan kemeriahan dunia teater dan perkembangannya di Finlandia. Bangsa Finlandia, seperti bangsa Eropa lainnya, sudah lama menyukai seni teater.

selama walking tour saya, rasanya saya melihat ada Swedish Theater, Gedung Opera, Gedung Teater. wah…rasanya satu kota begitu banyak tempat manggung-nya. belum lagi pertunjukan teater kecil-kecilan yang dilakukan di galeri-galeri seni.

museum teater ini menarik. ketika masuk ktia disajikan dengan berbagai topeng dari seluruh dunia. salah satunya dari Indonesia lho. bangga deh. terus ada juga deretan poster pertunjukkan yang selama ini pernah dipentaskan di Finlandia. dari pertunjukan drama klasik karya Shakespeare sampai yang modern. lalu ada juga berbagai kostum panggung dari beberapa pertunjukan paling terkenal dalam sejarah teater di Finlandia. beberapa kostum malah dibuat dengan bahan yang unik. iya…ada yang pake saringan minyak, rol rambut bahkan sampai dari koran. keren deh pokoknya!

dalam museum ini juga ada bagian-bagian dimana kita bisa ikut serta. merasakan kemeriahan dan kemegahan dunia teatrikal. kita bisa mencoba kostum pertunjukan. lihat saja dari fotonya. saya mencoba 2 kostum. yang satu macam kostum dari drama Shakespeare, yang satu lagi kostum “ala balerina gagal” hahahaha….

ada panggung yang sudah lengkap dengan properti bahkan lighting tempat dimana kita bisa naik dan merasakan menjadi aktor. asik ya? rasanya saya gak pernah liat ada museum macam ini di Indonesia. pengunjung tidak hanya mengagumi koleksi museum tapi juga ikut serta dalam keriaan yang dipamerkan.

selain itu ada juga beberapa mini diorama tata panggung dari berbagai pertunjukan ternama dalam sejaran teater Finlandia. namanya juga mini…kecil banget. tapi bisa dilihat, ini sangatlah unik. lebih dalam ke museum ini ada juga pameran foto-foto pementasan. rasanya kalau dilihat dari warna yang masih hitam putih dan gaya berpakaian orangnya, saya setengah yakin kalo itu dari tahun 40an. maklum…keterangannya dalah bahasa Finnish dan Swedish. jadi saya gak ngerti sama sekali.

yang menarik, ada foto anak perempuan dengan kostum penari Bali. nampaknya budaya Bali memang sudah go international bahkan sebelum saya yang anak bangsa mengenalnya. bravo Bali!

dunia teater di eropa juga termasuk dengan panggung boneka. kalo di Indonesia mungkin wayang. tapi di Eropa, boneka betulan. dengan tali temali pengendali bagi sang dalang. saya pun mencoba berdiri di balik panggung boneka, mencari rasanya jadi dalang boneka. hehehe….

di ruang berikutnya kita bisa kembali mencoba berbagai kostum. ini lebih lengkap lagi. dengan berbagai barang properti panggung. ada anak bule sedang bermain kostum. saya pikir mereka cuma main saja. ternyata serius mau manggung. di ruang sebelahnya ternyata panggung. jadi…tempat kostum itu adalah backstage. diatas panggung, anak perempuan bule itu memainkan peran sebagai pedagang di pasar. dia kemudian kehilangan dompet dan berteriak memanggil polisi. yang datang si polisi kecil, rasanya ini adiknya deh. sudah lengkap dengan pakaian ala detektif dan membawa kaca pembesar.

saya & Amy tertawa geli melihat mereka. sungguh sangat kreatif dan aktif. menengok ke belakang saya alias jauh didepan panggung ternyata semacam control room. nah…yang jadi operatornya satu anak laki-laki. dia yang mengatur buka tutup tirai dan tata lampunya. hahaha….mereka seperti sedang manggung betulan deh.

saya rasa museum interaktif macam ini sangat bagus. karena tanpa sadar semua orang ingin ambil bagian. dan bila itu anak-anak, maka kreativitas mereka akan sangat terkembangkan. salut untuk museum teater ini ๐Ÿ™‚

untuk info dan jadwal exhibition lain, silakan masuk ke web resmi mereka: Theater Museum

This slideshow requires JavaScript.

Hotel & Restaurant Museum

lokasinya ada di lantai 3 gedung yang sama. iya…saya kesini karena saya seorang hotelier. rasanya ingin aja tahu sejarah dan perkembangan dunia hotel & restoran di Finlandia.

hotel pertama di Finlandia kabarnya dibuka tahun 1800an. lalu seiring berkembangnya ekonomi rakyat Finlandia di tahun 1950an, jalan-jalan dan tinggal di hotel menjadi salah satu bagian dari gaya hidup mereka. di museum ini bisa dilihat berbagai gambar tentang perkembangan dunia hotel di Finlandia secara keseluruhan dari masa silam sampai dengan masa modern. selain itu juga ada gambaran ruang-ruang di hotel mulai dari kamar, kitchen sampai dengan bar dan coffee shop.

inget kan di posting awal saya ketika saya bercerita soal malam karaoke di erottaja? nah…ternyata orang Finlandia sudah akrab dengan karaoke sejak lama lho. di museum ini juga ada mesin karaoke masa lampaunya.

ada juga cerita dan replika toko Alko, toko & perusahaan yang memonopoli pembuatan dan penjualan minuman beralkohol di Finlandia sejak 1930an. pada tahun itu, pemerintah ingin membatasi kebiasaan orang Finlandia dalam mengkonsumsi alkohol. tapi sejak Finlandia bergabung dengan uni eropa, monopoli Alko ini sudah berakhir. toko Alko bisa ditemui ditengah kota, dekat sekali dengan kamppi square kok.

selain itu, kita juga bisa melihat menu khas restoran Finlandia dan foto-foto makanan khas yang menggiurkan. hehehehe….hmm, bagian dessert selalu membuat air liur saya mengalir. iya…munkki atau donat deep fried yang diisi selai strawberry, blueberry, raspberry atau blackberry, sudah jadi favorit saya. untuk donat yang dengan bolong ditengah biasanya disebut donitsi. iya…ini info aja sih.

informasi tambahan ada di web mereka: Hotel & Restaurant Museum

This slideshow requires JavaScript.

Kiasma Contemporary Art Museum

seorang teman bertanya bagaimana rasanya masuk ke Kiasma setelah membaca status saya yang sedang mengunjungi kiasma. hmm…saya jawab dengan “takjub”.

iya…kiasma contemporay art museum. lokasinya di pusat kota kok. dari kamppi square hanya jalan sedikit saja. persis di balik patung mannerheim, gedung unik itu berdiri. 3 lantai kalo gak salah. warna putih. pasti keliatan dari jauh. museum ini berada dibawah pengawasan Finnish National Gallery, didirikan bertujuan untuk memperkenalkan seni kontemporer kepada masyarakat sekaligus mengukuhkan pondasi seni di Finlandia. busyeettt dashyat ya.

isinya? well….semua seni kontemporer. setiap bulan, kiasma memiliki pameran yang berbeda. ketika saya datang pamerannya sangat menarik sekaligus menggetarkan. hahaha…

gimana nggak? pernah liat sofa dari rambut manusia? atau kemeja yang kancingnya dari gigi? atau tembok yang diplester dengan rambut manusia?

iya…kira2 macam itulah isinya. selain ada foto2 karya seniman Finlandia ternama. temanya lebih kontemporer dari yang di museum fotografi. lebih tematik dan unik. selain itu juga dipertontonkan film2 pendek kontemporer.

yang jelas menarik deh pokoknya. pecinta seni modern harus mampir ke Kiasma. selain juga untuk mengagumi arsitekturnya yang unik. oya…untuk masuk ke kiasma cukup membayar Euro10 per orang. sebetulnya sih gak boleh foto didalam, tapi saya berhasil jepret beberapa kok.

untuk info lebih banyak, silakan ke web mereka ya: Kiasma Contemporary Art Museum

This slideshow requires JavaScript.

Ateneum Art Museum

museum ini dibangun oleh Finnish Art Society di abad 18 dengan gaya klasik kontemporer. isinya adalah koleksi seni dari abad 18an sampai yang sifatnya lebih modern. kebanyakan dari seniman asli Finlandia, tapi kadang karya seni senimah dunia macam Van Gogh atau Gauguin juga dipamerkan disini.

museum ini kadang mengirimkan juga koleksinya ke museum seni di negara lain dan sebaliknya. jadi tiap bulan ada teman tersendiri selain koleksi yang permanen.

melihat koleksi yang dipamerkan ketika saya datang, rasanya benar kenapa mereka sangat strict sekali untuk tidak mengambil gambar di dalam ruang pamer. saya datang ketika temanya “art from presidential palace”. istana presiden Finlandia yang letaknya dekat Kauppatori & gereja orthodox uspenski rupanya sedang direnovasi. gedung tua itu memjadi rumah untuk begitu banyak koleksi seni berharga dari abad 18 dan bukti sejarah pemerintahan Finlandia. makanya…ketika dipamerkan di Ateneum, tidak diperbolehkan mengambil gambar.

beberapa lukisan saat itu saya lihat dibuat tahun 1800an. kebayang kan berapa harganya masa kini? bisa milyaran dollar tuh, saking klasiknya. well…saya sih gak paham banget soal lukisan, tapi karena pernah pacaran dengan pelukis, jadi rada paham kalo lukisan itu karya seni yang tak ternilai pada akhirnya.

Ateneum Museum Building

Ateneum Museum Building

info lebih banyak silakan ke sini: Ateneum Art Museum

sekian petualangan museum saya di Helsinki. masih banyak kisah catatan perjalanan yang lain.

sabar ya ๐Ÿ™‚

*to be continued

Advertisements