#FinFunTrip A Walk On The Streets & The Parks Of Helsinki


menikmati Helsinki sesungguhnya mudah. saya menghabiskan hari-hari saya disana dengan berjalan kaki. kota Helsinki tidak terlalu besar. pusat kotanya hanya semacam sebuah kotak dimana semua bisa dijangkau dengan berjalan. iya….jalan kaki adalah kegiatan yang saya sukai tapi jarang bisa saya lakukan di Jakarta. mengingat di Jakarta, jalur pejalan kaki sangat sempit dan harus berbagi dengan warung kaki lima atau dengan pemotor ketika sedang macet-macetnya.

tapi tidak dengan di Helsinki. disini jalur pejalan kaki selebar jalur satu mobil. nyaman dan aman. ditambah ada jalur tersendiri untuk pada pengendara sepeda. hmm….bagai hidup di dalam film saja. well…itu rasanya bagi saya.

Pedestrian & Cyclist Lane in Helsinki

Pedestrian & Cyclist Lane in Helsinki

Road sign in Helsinki

Road sign in Helsinki

hari ketika saya datang, cuaca Helsinki termasuk dingin. sekitar 10-14 derajat. hmm…bayangkan saja Bandung di pagi hari, 30 tahunan yang lalu. iya…sesejuk dan sedingin itu. plus angin bertiup cukup kencang karena memang Helsinki ini kota di pinggir laut Balkan, teluk Finlandia.

pada dasarnya Finlandia adalah negara kepulauan. tapi tentu tidak seperti kepulauan di Indonesia yang dipisahkan lautan luas. disini lebih kecil. hanya semacam teluk-teluk kecil saja. dan perairannya cukup tenang. nyaris tidak ada ombak kecuali yang dibuat angin atau dibawa kapal besar yang melintas. yup…helsinki adalah pemberhentian banyak kapal pesiar lintas eropa. jadi pada musim panas, seperti ketika saya disana, nyaris setiap hari saya bisa melihat kapal pesiar besar melintas. semacam titanic lah…tapi lebih besar dan lebih mewah.

apartemen Amy & Max yang menghadap laut memberikan saya pemandangan kapal ferry yang melintas setiap pagi dan sore. iya…ini kapal ferry jurusan Tallin di Estonia. penyebrangannya kabarnya hanya memakan waktu sekitar 3 jam saja. dan pada musim panas, baik turis ataupun pebisnis menggunakan ferry ini untuk ke Helsinki dan sebaliknya.

iya…saya setiap pagi duduk di balkon apartemen dan menikmati matahari yang ada. sambil memandangi laut tenang dan kapal ferry yang melintas. sungguh damai hidup ini. semacam tidak pernah galau saja :D.

Balcony view of Ferry Ship on Juhannus celebration

Balcony view of Ferry Ship on Juhannus celebration

Rainbow on cloudy afternoon

Rainbow on cloudy afternoon

Night cruising - taken with 70-200mm tele lens

Night cruising – taken with 70-200mm tele lens

bagi yang tidak suka jalan kaki, bisa naik bus hop on hop off atau red bus helsinki. bayarnya cukup mahal kalo dalam rupiah, Euro25 per orang. tentu seperti bus hop on hop off lainnya, tiket berlaku selama 24 jam. kita bisa naik dan turun dipoin mana saja selama tiket berlaku. tapi sayang sih kalo naik bus ini di helsinki. toh pusat kotanya kecil dan bisa dijalani dengan jalan kaki. oya…diatas bus ada free wifi dan audio guide dalam banyak bahasa. tapi berikut peta perjalanan bus hop on hop off itu:

Peta Bus Hop On Hop Off (source: http://www.citytour.fi/articles/461/)

Peta Bus Hop On Hop Off (source: http://www.citytour.fi/articles/461/)

Cari bus hop on hop off macam yang di belakang saya ini ya

Cari bus hop on hop off macam yang di belakang saya ini ya

karena saya lebih suka jalan kaki, pada suatu sore, saya, Amy, Max & Henry, berjalan sore ke pusat kota. seperti biasa dengan naik bus HSL saja. saya toh sangat menikmati transportasi umum ini. begitu nyaman dan cepat. hmm…hidup lebih berkualitas dengan banyak waktu yang bisa kita manfaatkan.

Menunggu bus HSL dengan cakep :D

Menunggu bus HSL dengan cakep 😀

Bersama "crazy" Henry

Bersama “crazy” Henry

saya liat beberapa orang lokal menggunakan kartu sebagai tiket bus. mungkin sama lah seperti e-ticket commuter line yang sedang heboh disosialisasikan itu. iya…orang Helsinki bisa membeli kartu pass untuk public transport. berlangganan bulanan atau bahkan tahunan. tinggal tambah saldo via atm atau credit card saja. mudah sekali. dan kartu tersebut pun berlaku untuk metro atau subway dan ferry yang dikelola oleh HSL.

Itu bukan mobil saya. sumpah! :D - at Rautatientori or Central Station of Helsinki

Itu bukan mobil saya. sumpah! 😀 – at Rautatientori or Central Station of Helsinki

kami turun di pusat kota sore itu. pusat kota mungkin bisa dikatakan di Ratatientori atau central station. iya…gedung klasik stasiun utama. seharusnya ada patung 2 laki-laki di kanan dan kiri yang memegang lampu besar. namun waktu saya kesana patung tersebut sedang di renovasi. jadi gak keren deh potonya. central station ini ya stasiun subway utama. di belakang gedung juga ada terminal bus. pusat atau titik awal dari semua bus di helsinki. mencari bus pun mudah. karena tiap sudut, segala tanda tersedia. di seberang central station adalah atenemun art museum. nanti saya ceritakan lebih lanjut, ketika membahas museum-museum Helsinki.

Rautatientori or Central Station of Helsinki

Rautatientori or Central Station of Helsinki

di sebelah central station adalah lapangan concrete besar yang di kelilingi gedung-gedung berasitektur klasik. ada casino of helsinki, bioskop finnkino, mall dan juga gedung teater. hmm…..dari sinilah walking tour kita bisa dimulai.

selama perjalanan walking tour, saya menemukan banyak sekali open space di Helsinki. ini kota jauh lebih kecil dari Jakarta. tapi sangat lega. luas….dalam arti banyak tempat atau taman untuk umum. pada hari cerah dimana matahari bersinar terang, warga Helsinki akan berkumpul di taman-taman kota. menikmati matahari dengan berpiknik, duduk di kursi taman dan membaca buku, meeting outdoor, duduk di sidewalk cafe sekitar taman, membawa anak bermain atau membawa binatang peliharaan atau bahkan berolahraga kecil seperti yoga atau meditasi. iya…taman-taman kota yang banyak dan luas tersebar di seluruh kota Helsinki ini dirawat sangat baik oleh pemerintah kota. asri, hijau dan bersih. kita juga bisa menemukan binatang-binatang hidup bebas. mulai dari bebek-bebek lucu, tupai sampai burung camar yang nakal.

saya selalu punya impian untuk berada di taman-taman kota macam di Helsinki ini. duduk membaca buku atau bahkan sambil memangku laptop dan menulis novel best seller saya. hahaha….khayalan babu kali ya. atau mungkin latihan yoga ringan di atas rumput hijaunya. hmm….hidup yang saya dambakan.

fyi, taman disebut puisto dalam bahasa Finlandia. salah satu yang harus dikunjungi adalah Kaivopuisto dan Esplanade Park. selain itu dalam walking tour, coba kunjungi design district area. pasti dilewatin kok kalo rutenya di pusat kota. design district adalah pusat segala toko barang antik dan modern, museum design dan galeri serta restoran2 ternama di Helsinki. well…disinilah tempat melihat kenapa Helsinki di sebut World Design Capital 2012.

saya pun menyempatkan duduk di kursi taman, menikmati suasana khas Eropa yang ditawarkan Helsinki. berikut beberapa foto walking tour saya secara general. keterangan foto bisa dilihat dibawahnya. maaf kalo tidak lengkap, karena sesungguhnya perjalanan kali ini begitu penuh rasa. dan karena bagi setiap orang rasa itu bisa berbeda, maka sulit bagi saya untuk membagi apa yang saya rasakan. semoga anda sama jatuh cinta seperti saya 🙂

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements