#FinFunTrip How I Fall In Love With Helsinki


13 June 2013

hari yang dinanti pun tiba. sekitar jam 8 malam, kedua orang tua saya mengantar saya ke airport. Amy & Max menelepon ketika masih di perjalanan. menanyakan berapa excited saya. tentu jawabnya….sangat….amat sangat. sampai tak menemukan kata untuk mengungkapkan betapa bahagianya saya.

saya akan menginjakkan kaki di benua eropa. negeri jauh di utara. tempat si abang mata coklat berada. laki-laki yang pernah memikat saya dengan sepasang mata coklatnya, di bali…hampir setahun silam.

saya tiba di bandara soetta sekitar jam 9 malam. cek in di counter garuda indonesia dengan lancar. karena masih lama menunggu boarding, saya duduk di coffee shop dan memesan segelas ice cappucino. lalu berpikir…..betapa beruntungnya saya ini. dalam sejarah keluarga besar, saya yang paling berani. saya yang pertama kali ke eropa. kakek nenek saya pasti bangga ๐Ÿ˜€

tepat tengah malam panggilan boarding pun tiba. saya berangkat dengan maskapai garuda indonesia tujuan hongkong untuk selanjutnya berpindah pesawat di hongkong dengan finn air ke helsinki. penerbangan memakan waktu sekitar 5 jam.

14 June 2013

saya tiba di hongkong di pagi hari, sekitar jam 6 waktu setempat. mendarat dengan mulus bersama garuda indonesia. tanpa tidur yang proper, saya pun men-zombie di airport hongkong. cek in di counter lanjutan finn air lalu lanjut ke smoking lounge untuk menyuntikkan sedikit nikotin ke dalam tubuh.

ah…hongkong. akhirnya kaki ini pun sampai disana. meski hanya 3 jam saja dan tidak keluar dari airport. bahkan tidak melihat apa selain runway pesawat ๐Ÿ˜€

setelah 3 jam, panggilan boarding untuk finn air pun datang. ini penerbangan panjang pertama saya. hampir 12 jam. selama perjalanan saya nyaris tidak tidur. well….tidur ayam iya. sambil berkali ke lavatory dan meregangkan tubuh dengan berdiri di aisle. finn air adalah flag carrier Finland yang sudah beroperasi selama 90 tahunan. pesawat luar biasa besar. flight attendant ramah dan helpful, meski kalau dilihat sudah berumur semua.

sebelah saya seorang laki-laki muda. mahasiswa di hongkong, asal dari st. petersburg. orang rusia. ganteng :D. kami berbincang sedikit saja. dia bilang saya akan suka dengan Helsinki, meski kotanya kecil dan dingin. ah…saya membayangkan apa yang ada di depan mata saya nanti. tapi keyakinan saya bilang, saya akan jatuh cinta pada helsinki. pada eropa.

sekitar jam 4 sore waktu setempat, sekitar 5 jam lebih cepat dari jakarta, saya pun tiba. jantung rasanya ingin loncat segera. menginjak daratan helsinki yang sore itu diguyur hujan rintik. saya tak berhenti tersenyum, memandang daratan yang semakin dekat seraya pesawat itu mendarat dengan mulus. air mata seperti ingin ikut terjun. oh…..inikah bahagia?

setelah mendarat, saya harus berjalan cukup jauh sampai ke imigrasi. hmm…airport vantaa helsinki ini ternyata lumayan besar ya. terawat baik sekali.

counter imigrasi dijaga laki-laki finland yang chubby tapi ganteng. saya ingat, banyak yang bilang kalo di negara macam ini bahkan tukang sampah pun ganteng. hahahaha….i guess so.

saya pun melempar senyum, seraya ia memeriksa dokumen perjalanan saya. dia bertanya untuk apa saya di helsinki. saya bilang, saya berkunjung ke rumah sahabat dan suaminya. dan ini perjalanan pertama saya ke helsinki. dia lalu mengucap selamat datang dan semoga bersenang-senang seraya memberikan kembali paspor saya yang sudah distempel. lalu saya pun lanjut ke bagian pengambilan bagasi.

tak perlu menunggu lama, bagasi saya pun muncul. koper besar yang saya pinjam dari tante jenny karena saya tidak pernah punya koper besar selama ini. ya untuk apa juga. saya tidak pernah berpikir akan pergi sejauh ini dan selama ini.

saya pun berjalan dengan tersenyum menuju pintu keluar. disana…Amy & Max berdiri tersenyum menyambut saya. ah…bahagianya. saya disini. di negeri utara.

saya memeluk Amy & Max bergantian. lalu kami pun menuju parkiran.

perjalanan keluar vantaa airport membuat kepala saya berputar ke kanan dan kiri. melihat sekitar dengan takjub. ini negeri yang indah. dengan lalu lintas yang ramah, udara yang dingin tapi segar dan bersih.

apartemen Amy & Max hanya 30 menit dari airport, di daerah bernama lautasaari. sebetulnya bila dihitung jarak, cukup jauh. tapi lalu lintas di helsinki amat bersahabat. waktu pun tidak banyak terbuang di perjalanan.

rasa lega pun tiba. saya menikmati pemandangan mengarah laut yang ditawarkan. lingkungan pemukiman yang bersih dan teratur. sungguh…bagai dalam dongeng bila dibandingkan dengan padatnya Jakarta yang tak lagi manusiawi.

malam itu, seperti sudah direncanakan sebelumnya, saya akan dibawa ke Taste of Helsinki. sebuah event festival makanan dan wine terbesar di helsinki. festival ini baru kedua kalinya diadakan. tahun sebelumnya tanpa membayar tiket masuk. tahun ini dengan tiket. dan tiket untuk saya sudah dipersiapkan. diikuti oleh sekitar 12 resto terbaik di helsinki dan 3 diantaranya michelin star restaurant pula. hmm….saya sudah bayangkan makanan lezatnya.

semua pengunjung harus menukarkan uangnya dengan uang markka, alat tukar selama festival untuk membeli semua yang disajikan disana. selain makanan, beer, wine, ada juga peragaan masak dari chef ternama di finland. acara ini berlangsung dari 13-16 June 2013. yah….saya tepat waktu karena tiba tanggal 14 June.

Bersama sahabatku, Amy didalam bus HSL :)s

Bersama sahabatku, Amy didalam bus HSL ๐Ÿ™‚

saya, Amy, Max dan Joni pergi kesana dengan naek bus HSL. wah….ini salah satu yang jadi tujuan saya. mencoba berbagai alat transportasi umum di helsinki. membayar euro2.80 per orang untuk sekali jalan. tiket ini berlaku satu jam dan bisa digunakan juga di metro atau subway dan ferry.

Jalan underground menuju Kaisaniemi Metro Station

Jalan underground menuju Kaisaniemi Metro Station

Kaisaniemi Metro Station

Kaisaniemi Metro Station

kami tiba di Kansalaistorin Puisto, di belakang Kiasma Art Museum dan di seberang gedung parlemen. cuma butuh 15 menit dari apartemen ke pusat kota ini.

At Kansalaistorin Puisto, with Finland's Parliament House as background

At Kansalaistorin Puisto, with Finland’s Parliament House as background

At the entrance to Taste Of Helsinki event

At the entrance to Taste Of Helsinki event

disana kami bertemu Jari & Henna. wah….semua yang saya kenal di Bali, berkumpul kembali. meski udara sangat dingin, saya bahagia. dan kehangatan bertemu para sahabat lebih dashyat dari long jacket yang saya kenakan.

Bersama sahabat-sahabat di Finland: (clockwise) Me, Henna, Jari, Joni, Max & Amy

Bersama sahabat-sahabat di Finland: (clockwise) Me, Henna, Jari, Joni, Max & Amy at Taste of Helsinki 2013

Holding a delicious salmon dish at Taste of Helsinki 2013

Holding a delicious salmon dish at Taste of Helsinki 2013

kami pun mencoba banyak makanan. beberapa memang khas eropa. salmon…hmm….lezat. berikut beberapa gambar makanan dari restoran yang berpartisipasi:

This slideshow requires JavaScript.

dari taste of helsinki, kami pun lanjut bersenang-senang. menuju sebuah hotel di pusat kota. saya lupa nama hotelnya. mereka punya rooftop bar yang menyenangkan. kami duduk disana bersama meski udara helsinki malam itu sangat dingin dan berangin kencang. Mira pun datang menyapa. senangnya. dia tahu dari fesbuk kedatangan saya dan ingin ikut menyambut.

dari rooftop bar dengan pemandangan helsinki keseluruhan, kami pindah ke wine bar lainnya. gak kerasa mungkin sudah bergelas white wine yang saya tenggak. hangat. sehangat kebahagiaan saya.

Helsinki from a roof top view at 9PM

Helsinki from a roof top view at 9PM

dari sana, Max mengajak kami semua ke karaoke bar. dia bilang supaya saya bisa bernyanyi. hahahaha……oke! ini menarik. saya selalu membayangkan seperti apa karaoke bar disana.

kami pergi ke erotajja bar. dan benar saja….persis seperti bayangan saya dan persis seperti di film2. karaoke bar adalah bar dimana siapa saja boleh menyanyi. bukan macam tempat karaoke di jakarta yang dengan private room.

maka, saya pun ikut menyumbangkan suara. menyanyikan make you feel my love versi adele dengan gemetar. tapi ya….pengunjung bar seperti tidak memperhatikan. semua sibuk sendiri dengan minuman masing-masing. tapi saya begitu terkejut ketika selesai. beberapa perempuan di sebuah sudut memanggil nama saya, “hey, aya….that was great! i’m a fan!”, dengan tersenyum. wah….saya punya fans ๐Ÿ˜€

Joni bilang saya bernyanyi dengan baik. pitch perfect. ah…saya pun bersemu merah.

malam itu saya pun menikmati lonkero, sejenis minuman long drinks rasa buah dan campuran gin. enak banget. tidak terasa berat tapi cukup memabukkan :D.

setelah karaoke bar, kami pun pergi ke cuba bar. sekedar berdansa. malam itu saya berdansa di dance floor bersama teman-teman. “Hey, Joni…i feel like i’m so small and in the land of giants”, ucap saya pada Joni yang tingginya 180an sambil melihat ke sekeliling dimana semua orang tampak begitu besar dan tinggi. Joni hanya tertawa dan menepuk pundak saya, “no worries. welcome to Helsinki”, dengan tersenyum.

iya…welcome to helsinki ๐Ÿ™‚

kami kembali jelang subuh. di udara dingin helsinki, angin yang masih berhembus cukup kencang. pagi itu…saya menyaksikan matahari terbit pertama saya di Eropa dari balkon apartemen. indah….

seakan saya jatuh cinta sudah.

Sunrise from the balcony in Lautasaari

Sunrise from the balcony in Lautasaari

lalu saya ingat pesan sms mama, sesaat sebelum pesawat saya take off dari jakarta: “yang senang kamu disana ya. semoga bahagia”.

saya pun menangis dalam hati.

mungkin ini bahagia saya. yang jelas….saya sudah jatuh cinta ๐Ÿ™‚

*to be continued

Advertisements