#KLMalaccaTrip – Day 3 – Berpanas-panasan di Batu Caves


sebagian dari hidup adalah untuk berbudaya – #AyaQuote

27 January 2013

pada hari ketiga ini adalah puncak dari perayaan Thaipusam. ini adalah perayaan tahunan yang dilakukan oleh pemeluk agama Hindu terutama Hindu Tamil di Malaysia. mereka sejak sehari sebelumnya berbondong-bondong ke kuil di batu Caves dengan berjalan kaki tanpa alas kaki. iya…semalam sebelumnya saya terhadang konvoi mereka. bayangkan…berjalan kaki lebih dari 30km sampai ke Batu Caves dari berbagai arah. luar biasaaaaa…..

Thaipusam adalah perayaan untuk menghormati Dewa Murugan atau Dewa Subramainam. dirayakan tiap tahun pada bulan purnama di bulan antara Januari dan Februari. tahun 2013 ini jatuh pada 27 Januari, hari minggu. hari thaipusam itu adalah hari penebusan dosa atau membayar nazar. dilakukan dengan melakukan pengorbanan tanda ketekunan kepada Dewa seperti mencucuk kail di sepanjang punggung, mencucuk besi di wajah, dan banyak lagi. sekilas terlihat seperti pertunjukan debus dari jawa barat. para penganut pun kadang melakukan pencukuran rambut sampai botak, laki-laki dan perempuan. semua adalah tanda penebusan dosa mereka. hmm…ngeri ngeliatnya. tapi sekaligus sangat menarik.

berikut adalah penampakan Thaipusam di Batu Caves dari mata Keanu, Canon 650D saya 😀 :

This slideshow requires JavaScript.

di seputaran Batu Caves hari itu pun diramaikan dengan berbagai stand/booth. dari makan dan minum, jualan baju punjabi atau baju khas orang India dan kain sari juga booth telekomunikasi. dan sambil minum yang segar-segar, saya dan Yus pun mampir di booth yang mengerjakan tattoo henna. keren deh….:D. di Malaysia, tattoo henna dipakai orang kaum perempuan India untuk beberapa perayaan termasuk pernikahan. orang Melayu Malaysia pun biasanya memakan tattoo henna pada saat menikah. tapi kali ini, saya dan Yus iseng saja biar kelihatan keren :D.

this is how my henna tattoo look like...cool! <3 it

this is how my henna tattoo look like…cool! ❤ it

inside Suria KLCC

inside Suria KLCC

posing with Petronas in the background

posing with Petronas in the background

posing with Petronas in the background

posing with Petronas in the background

setelah Batu Caves, kami ke KLCC. bersantai sebentar minum kopi di Suria KLCC sambil menunggu sore sebelum berpose satu dua dengan latar belakang Petronas yang ternama itu.

setelah KLCC, kami ke Pudu Sentral Station di China Town. Pudu Sentral adalah terminal bus lama di pusat kota. disana saya membeli satu tiket return untuk menuju Melaka esok hari. harganya cuma RM25 saja dengan transnasional bus. berangkat jam 10 esok pagi. Tapi berangkat bukan dari Pudu Sentral, melainkan dari Terminal Bersepadu Selatan. letaknya lebih jauh ke pinggir kota. ini semacam terminal bus Kampung Rambutan lah. yang menjadi terminal-nya bus ke luar dari KL.

lalu kami ke daerah Petaling Jaya, di China Town yang terkenal dengan berbagai pedagang kaki lima, dari souvenir sampai barang-barang fashion. yah…saya ingin membawa sedikit souvenir untuk orang-orang terdekat di hati. sekedar gantungan kunci dan berbagai pernak-pernik sederhana saja. setelah itu, kami pun menyantap masakan Chinese yang tersedia di sepanjang jalan Petaling. well….sejujurnya disini banyak masakan yang tidak halal. hahahaha…tapi sebagai traveler, saya toh cuek saja. selama tidak makan daging babinya :p.

tak terasa malam pun semakin larut setelah kami selesai makan. kami pun langsung kembali ke apartemen Yus karena toh saya harus mempersiapkan barang bawaan untuk perjalanan saya esok pagi ke Melaka. excited…yah, karena akhirnya saya akan explore sendiri. Yus tidak bisa ikut meski Senin itu masih public holiday sebagai perpanjangan dari hari Thaipusam.

oya…kalo tertarik untuk tahu lebih banyak tentang Thaipusam, silakan lihat di wikipedia ya. disana cukup lengkap kok. di youtube juga banyak sekali penampakan videonya. yang pasti…seru!! 🙂

*to be continued

Advertisements