Juli Kembali Ke Bali – Day 5 – Menikmati Sisa Hari Dan Mengamini Doa Untuk Kembali


14 July 2012

ini hari terakhir di Bali. pagi itu saya dibangunkan yusliza yang menginap di kamar saya. dia harus kembali ke hotel. malam itu dia juga kembali ke kuala lumpur.

bangun setelah tidur beberapa jam saja. tapi rasanya itu tidak jadi masalah. saya begitu ingin menikmati sisa waktu yang tersisa di pulau yang padat kenangan ini. maka pagi itu saya pun sarapan sendirian. karena mama papa sudah sarapan lebih dulu bahkan sempat jalan-jalan ke pantai segala.

setelah beres semua, saya pun check out dari amaris legian. sedikit review soal amaris legian. kamarnya memang sangat standard, termasuknya kecil lah. tapi mengingat ini hotel masih relatif baru, jadi fasilitas dalam kamar cukup baik, bersih dan baru. harga pun termasuk pas untuk ukuran budget hotel menengah. cuma rp 395ribu per malam termasuk makan pagi 2 orang dan sudah termasuk surcharge untuk high season. itu salah satu kenapa saya memilih hotel ini. soalnya kalo yang lain takut ditambah surcharge juga. kalo gak sama harganya, malah bisa lebih mahal. plus…hotel sekelas harga segitu biasanya sudah tua dan kurang bersih lagi. apalagi karena saya bersama orang tua, maka pilihan di amaris legian rasanya pas. hotel bintang 2 dibawah bendera besar kompas gramedia – santika group ini jelas tidak mengecewakan. terutama sih karena staffnya cukup helpful dan ramah. jam berapa pun kita disapa. saya ingat betul sekuritinya yang luar biasa ramah menyapa dan mengarahkan tiap kali saya parkir mobil. overall…stay di amaris tidak mengecewakan.

dari hotel, saya bersama mama papa mengarah ke kuta square. mama masih perlu beli oleh-oleh pesanan. maka belanjalan yang perempuan di kuta square, sementara papa bermain di pantai kuta belakang kuta square. begitu balik belanja, papa pun selesai main di pantai. mandi lagi dan kami bersiap lanjut.

penerbangan kembali ke jakarta itu jam 7 malam, tapi toh mengingatkan padatnya jalan dan keadaan bandara yang sedang semerawut, kami takut telat. dari kuta square, kami makan siang di bu tinuk. cuma karena tidak mau memutar terlalu jauh. setelah itu, karena toh waktu masih lama, kami putuskan memutar lagi ke kartika plaza. cari kopi di mall discovery. hahahaha…..akhirnya nongkrong di segarra sambil ngopi, tidur2an dan menunggu bli dewa yang mau ambil mobil dan erwin yang mau bawain cd foto2 hens nite.

beberapa jam menunggu di segarra, saya pun tersentuh. ada rasa rindu yang rasanya luap sudah. ini, bali…masih rumah kedua saya. sebagian hati dan jiwa saya masih ada disana. saya pun akan berusaha menyempatkan untuk pulang sebisanya. pasti. seperti yang diharapkan bli dewa dan erwin ketika kami berpisah. agar suatu hari, saya akan kembali lagi ke bali.

dari segarra, saya pun menuju bandara. berpisah dengan bli dewa yang begitu kooperatif dan baik. saya sempat bilang sama dia, “bli…selama disini Aya belum liat sunset”. bli dewa bilang saya sudah 5 tahun kan liat sunset terus. kalo tahun ini belum liat artinya harus kembali lagi tahun depan, setelah bandara rampung. iya…saya pasti kembali.

dan penerbangan saya ke jakarta pun take off setelah gelap. membawa saya pergi ke angkasa sambil memandang lampu-lampu yang mulai menyala. sesaat saya rasanya air mata saya ingin terjun sudah ke pipi. selalu…tiap kali meninggalkan bali, air mata saya tak terbendung. terima kasih bali…atas kenangan yang lagi-lagi harus saya bawa pulang. terima kasih atas persahabatan, cinta dan semua indah yang tertoreh selama disana. saya akan datang lagi….suatu hari. pasti.

*the end*

*penulis selalu rindu pada Bali….*

Advertisements