Juli Kembali Ke Bali – Day 3 – A Catastrophic Day


12 July 2012

lelah rasanya belum terbayar pagi itu. iya…karena toh hens nite amy berakhir sudah jelang pagi. tapi overall was fun and am glad to see her so happy among friends.

pagi itu mama bangunin saya untuk segera mandi dan makan pagi. papa dan adik saya datang dari jakarta hari itu. kami harus menjemput di airport. setelah sarapan, saya pun langsung mengemudi ke bandara. hari itu tidak bertemu Antti. tentu saja tidak mungkin. karena sudah sejak awal saya rencanakan untuk mengajak papa yang sudah lama sekali tidak ke Bali, jalan-jalan. semacam begitu ingin menunjukkan pada papa keindahan pulau ini, pulau yang membuat anak perempuannya jatuh cinta dan gak mau pulang selama 5 tahun. hehehehe…..

sedikit telat sampai bandara, karena toh traffic macet tidak bisa dihindari. iya…segala renovasi yang terjadi di jalanan di bali ini membuat gila memang. udah jalannya kecil, tambah renovasi pula. dan saat high season yang padat kendaraan juga memperparah keadaan. tapi toh tidak terlambat banyak. pas lah kira-kira. sampai sana, papa dan adik saya toh sudah mendarat. tidak menunggu lama, kami pun keluar dari bandara. iya…menuju hotel. padahal awalnya saya merencanakan untuk langsung jalan-jalan. supaya bisa menghemat waktu.

saya ini memang perencana handal. setiap perjalanan saya akan saya rencanakan baik terlebih dahulu. menghitung waktu perjalanan, tiap setopan dan tiap saat berhenti. tapi toh.., siang itu perkiraan saya meleset total. hiks….sedih. perjalanan dari hotel pun baru dilanjutkan setelah lewat makan siang. which is sangat kesorean. sempat mampir ke GWK lalu lanjut ke uluwatu. sayangnya papa gak mau masuk karena males banyak monyetnya. yah….batal sudah semua rencana saya. apalagi pas dibawa ke pantai yang harus menuruni tangga begitu banyak. orang tua sudah keburu ciut hati dan kelelahan hanya melihat tangganya saja. batal lagi deh….

dan kembali ke hotel tanpa mengunjungi apa-apa. padahal tadinya saya mau mengajak mereka malam malam di jimbaran. tapi toh mood sudah terlampau kacau. dan sampai di hotel pun saya sudah lelah luar biasa karena mengemudi dalam kemacetan dari perempatan jimbaran sampai dewa ruci selama hampir 2 jam. bayangkan….dulu 2 jam itu saya waktu tempuh bolak balik saya ubud – renon lho. gak tertolong deh macetnya ini….hiks :((

tapi malam itu saya punya niat bertemu teman. bertemu genk ngopsor bali, mbak nanette dan kelly. maka meski kaki pegal saya tetap berkendara ke anomali coffee di seminyak bertemu mereka. tidak lama sih. hanya ngobrol sebentar saja karena toh anomali disana juga sudah mau tutup. dari anomali sempat ketemu sama abang erwin di CK depan the haven sekedar update hasil foto hens nite.

dan malam itu pun saya akhiri dengan tidur. penutup dari hari super melelahkan selama saya di bali. dan super kacau. luar biasa sedih karena akhirnya tidak bisa memperlihatkan apa pada papa dan mama. tapi yah…saya pun mengerti. perjalanan ini bukan sepenuhnya liburan keluarga. kalo bukan karena amy yang begitu dekat dengan saya dan keluarga, rasanya kami gak bakal berada di bali sama-sama seperti ini. untuk apa pun itu, saya tetap bersyukur.

hanya ya…hari itu tidak bertemu dengan Antti sama sekali. which means waktu saya pun semakin habis untuk mengenalnya. sayang sekali…padahal begitu banyak hal yang ingin saya selami tentang laki-laki jangkung tampan yang misterius ini. semoga saja, esok saat wedding day, bisa banyak berbincang dengan dia.

*to be continued*

*ditulis sambil memandangi satu-satunya foto dengan Antti*

Advertisements