Ke Pantai Untuk Santai @PulauPari – Day 2


oke….lanjut dengan cerita wisata gw ke Pulau Pari ya.

seperti pada trip gw yang lainnya. perjalanan hari itu dimulai pada hari agak siang. hahahaha…ya secara pesertanya tukang tidur malem semua. jadi jangan harap kami bangun pagi-pagi. tidur adalah sebuah hadiah tersendiri bagi kami semua. hehehehe….

Sunrise Pulau Pari - by Sanip

well, adik gw, sanip, udah bangun sih dari pagi. tepatnya karena ingin mengabadikan sunrise. sementara kami bertiga, masih molor. sunrise diabadikan dari dermaga pulau pari. masih mendung karena semalaman hujan awet. tapi toh lumayan dapet juga.

setelah semua bangun kami langsung sarapan, mandi dan bersiap. bang tono, guide kita, udah siap sedia dari sunrise malah. hahahaha…sorry, bang, kita mah jangan diharap bisa bangun subuh kecuali ada perlunya.

Sanip, Amy, Me & Ronald - On The Boat

setelah sarapan, kapal motor sudah siap untuk mengantar kami ke beberapa spot snorkeling. yup…snorkeling, man. ini pengalaman pertama gw dan adek gw untuk snorkeling. si amy sih udah sering ya.

gak jauh masih sekitar perairan pulau pari, kapal berhenti. bang tono memberi pengarahan snorkeling, cara bernapas yang baik dan perihal keselamatan. yup…guide disini dididik untuk sangat memperhatikan keselamatan tamu yang mereka bawa.

dan nyeburlah kami ke laut biru itu. wow…amazing!! indah…..terumbu karang terhampar dimana-mana dengan ikan-ikan warna warni berenang bebas. awalnya sih gw sama adek gw megap-megap kagak bisa napasnya. tapi setelah kita bisa, kita jadi nyaman. meski….capek juga ya bernafas dalam air. gimana ikan coba? :p

foto-foto di bawah air pun diambil dari kamera underwater yang memang sudah disiapkan oleh bang tono. ini priviledge dari paradisonesia sih. sayangnya hari itu masih mendung. matahari cuma ngintip dari balik awan sekali-sekali aja. coba kalo terang benderang. pasti alam bawah lautnya makin terlihat indah.

On The Boat - by Sanip

Dari Pulau Burung

Pulau Burung

dari snorkeling spot pertama kita ke pulau burung. stop sebentar untuk makan siang. pulau ini sebetulnya pulau pribadi gitu katanya. sayang sudah tidak terurus. ada sebuah rumah peristirahatan yang nampak seram karena usang. kami makan siang di pelatarannya. bang tono sudah menyiapkan makan siang dari pulau pari dalam wadah-wadah. kerasa banget lagi piknik. hehehehe….

Patrick, si bintang laut di Pulau Burung

sambil makan siang, bang tono mengajarkan kami mencari kerang hidup. wuiiihhh……lumayan dapet banyak lho. kata bang tono, nanti bisa dimasak dan rasanya enak juga manis. iyalah…namanya juga fresh gitu lho. sambil cari kerang, kami bertemu patrick si bintang laut. bukan cuma satu, tapi banyak. hehehehe…..dan tentu saja di sela-selanya kami foto-foto. pulau burung ini punya semacam jembatan kayu yang menarik di antara rerimbunan pohon bakau. wuiiiihhh….keren lah pokoknya.

at Pulau Tikus

ada ikan pari kecil di Pulau Tikus

dari pulau burung kita ke pulau tikus. pulau tikus ini punya pantai yang lebih landai dengan hamparan pasir putih yang halus. indah….airnya biru kehijauan cerah. matahari sempat mengintip lagi waktu kami mengelilingi pulau ini. yah…pulau ini ramai. karena memang hari sabtu itu ada 2 grup lagi yang datang dan langsung jalan-jalan, kira-kira 100 orangan lah. dan mereka juga sedang berada di pulau tikus secara bersamaan. kabarnya pulau tikus ini juga mau di lelang dan di jual lho. mungkin untuk memperbaiki keadaannya yang sedikit banyak sampah dan tidak terurus padahal indah.

ada bulu babi di Pulau Tikus

di Pulau Tikus

sambil keliling pulau ini kami melihat ikan pari kecil di perairan dangkal kata bang tono, ikan macam ini ganas. kalo kita kena buntutnya kita bisa sakit karna buntutnya beracun. trus ada juga bulu babi nyelip di karang2 perairan dangkal. jalan pun jadi harus sangat hati-hati.

me & Amy - on the boat

dari pulau tikus, kami naik kapal lagi menuju tempat snorkeling kedua. di sana terumbu karangnya lebih banyak dan lebih indah. ikannya lebih beragam. sesekali pun lewat ikan tongkol di depan mata. dan tiba-tiba lewatlah segerombolan ikan lumba-lumba. wah…..senangnya. emang gak deket sih. adalah jaraknya barang 10 meteran. tapi mereja nyata banget. bikin hati kita makin riang. apalagi mendengar suara mereka yang bersahutan. kalo biasa liat lumba-lumba cuma di ancol, ini di alam bebas euy.

Sunset Pulau Pari - by Sanip

Sunset at Pulau Pari - by Sanip

dari snorkeling kedua, kita pun balik ke pulau pari dengan senyum meski kelelahan. adek gw, malah nongkrong di dermaga untuk mengabadikan sunset. sementara kita bertiga milih balik ke penginapan karena udah kusut banget. lumayanlah…dari foto adek gw, sunset hari ini lumayan indah.

Barbeque

santai di tikar

malamnya, setelah mandi, kami makan malam. bercengkrama dengan ngobrol2 sebentar. lalu sekitar jam 9 malam, bang tono menjemput kami untuk pergi ke dermaga menikmati sajian barbeque. yup…ini bagian dari paket. beberapa bapak-bapak bergerombol di dekat tungku pembakaran. sementara kami duduk manis di tikar, menikmati angin malam yang sejuk, melihat sekitar yang gelap tapi menenangkan. bukan cuma kami aja sih…peserta yang banyak itu pun disana, sibuk membuat permainan dan nyanyi-nyanyi, sementara kami cuma ngobrol sambil dengerin musik dari ipod yang dicolok speaker. bang tono, bang andi dan beberapa guide lain sempat ngobrol bareng juga. cerita banyak hal tentang pulau dan wisata disana. oya…yang di bakar adalah ikan laut yang segar lho. asik lah pokoknya…

waktu mau ke pulau pari, gw sama anak-anak udah persiapan untuk gak bawa minuman beralkohol, karena khawatir tidak aman. maklum…namanya wisata berbasis masyarakat. dan dari informasi paradisonesia pun begitu. tapi toh waktu itu kami pun nekad tetap memboyong sebotolk grey goose, untuk konsumsi terbatas dan tertutup. tapi ternyata setelah ngobrol dengan para guide, mendapatkan alkohol jenis bir sesungguhnya tidaklah sulit. mereka cukup open, asalkan tidak merusuh di pulau. ok..understood.

setelah barbeque, kami kembali ke penginapan dan beristirahat. karena besok pagi, kami diwajibkan untuk ikut satu program penting yaitu menanam bibit pohon bakau sebagai sebuah gerakan pelestarian pulau pari. wah…menyenangkan ya. gak cuma menikmati alamnya yang ciamik, kita pun harus ikut melestarikan pulau. supaya suatu hari bisa kembali lagi kesana dan mengulang semua memori.

*to be continued

Advertisements