Jejak #Orjodi di DIY dan Jateng: Day 4


ini hari terakhir perjalanan tim #orjodi menjajaki jogja dan dataran tinggi dieng. kami terbangun pagi itu dengan rasa yang tentu saja beragam. keramahan di tiap sudut mungkin membuat kami enggan pulang. enggan menghadapi kejamnya ibukota yang padat dan semakin sempit. enggan kembali ke cubicle2 kecil kami dan kembali mendulang berlian. kota jogja masih tawarkan kedamaian tersendiri. itulah mengapa kota kecil selalu bisa membuat saya jatuh cinta. inilah kenapa beberapa tahun lalu saya meninggalkan ibukota untuk menetap di kota yang lebih kecil. tapi ah….kami pun harus pulang.

pagi itu setelah sarapan yang tidak pagi2 amat, kami melakukan pengecekan bawaan terakhir dan langsung check out dari penginapan. penerbangan kami tengah hari, jadi masih ada sedikit waktu untuk mengunjungi satu tempat lagi. taman sari. pemandian para selir sultan.

maka kesanalah kaki dan roda mobil kami berjalan. taman sari seingat saya dulu tidak serapih sekarang. dulu warna air dalam kolamnya cenderung hijau dan lumutan. sekarang tampak lebih biru dan bersih. hari itu hari minggu, jadi kebayang betapa ramainya objek wisata ini. sebelum tiba di kolam-kolam pemandian, kami berbelok sedikit ke lorong-lorong bawah tanah yang kabarnya dulu digunakan sebagai masjid. di salah satu ujung lorong kabarnya ada sebuah terowongan yang sangat panjang dan bisa membawa kita ke pantai parang tritis. entahlah…mungkin yang paling tahu adalah yang pernah mencoba. toh…sekarang terowongan itu sudah ditutup dan tidak sembarang orang bisa masuk, bila memang masih ada.

taman sari

taman sari

kolam pemandian masih unik. 2 kolam besar dikelilingi tembok. ada menara kecil di satu sisi. disini kabarnya sang sultan duduk mengamati selir-selir yang sedang mandi, lalu memilih teman tidurnya malam itu. entah benar atau tidak.

dari taman sari kami berhenti sebentar di bakpia pathuk 25. yah…apalagi selain belanja. rasanya tidak lengkap kalo ke jogja gak bawa oleh-oleh khas ini. apalagi, bagi saya, rasanya gak enak kalo gak bawa oleh2 untuk rekan2 kerja di ibukota.

wira, kiki, me, oddie, dea, ade at adi sucipto

kami tiba di adi sucipto tepat waktu. berfoto dan bersantai sejenak sebelum masuk ke boarding lounge. mengucapkan selamat bertemu lagi pada jogja dan sebuah perjalanan petualangan. entah apa yang kami masing2 rasakan. buat saya, ini salah satu pencapaian saya yang bercita-cita ingin setidaknya traveling dalam negeri 3 kali dalam setahun. untuk jalan-jalan, bukan untuk kerja.

—-

#orjodi

#orjodi ditemukan dalam bercandaan saya dengan kak oddie saat merencanakan perjalanan ini ketika berbincang di whatsapp. artinya orgy jogja dieng. hahahaha…entah gimana awalnya sampai ketemu istilah itu. semoga saja masih ada orgy-orgy lainnya kedepan.

Advertisements