Catatan 2011


2011….ah, sebentar lagi berlalu. ini sedikit catatan perjalanan rock n roll gw selama 2011. sebagai reminder untuk tahun-tahun kedepan ketika keinginan untuk mengenang itu datang. hanya sebuah catatan.

January 2011

doa tahun baru 2011 adalah meminta Tuhan untuk menunjukkan jalan paling baik untuk saya ambil di tahun 2011. dalam cinta, dalam karir, dalam hidup.

kehidupan saya di pulau sebrang rupanya pun berakhir di bulan ini. sebuah tawaran untuk kembali ke ibukota yang datang dari seorang teman lama menjadi sebuah angin segar untuk keluarga yang terus mendamba kepulangan saya. mungkin ini jawaban. dan tak ada salah pun saya lakukan beberapa perubahan. yang besar dan kecil.

bulan ini juga bulan tak terduga. di tahun ke 30 kehidupan saya, pertanyaan saya sebelumnya semacam dijawab. yah…hidup gak akan pernah sesuai yang saya mau. tapi saya toh tetap harus hidup dan menjalaninya.

February 2011

saya pulang ke jakarta. sebentar. hanya untuk memastikan kepulangan sebenarnya. lalu kembali ke pulau dan membereskan semua sisa kehidupan. menjual barang-barang yang saya beli dengan keringat selama hampir 5 tahun hidup di pulau. mengepak barang-barang penuh kenangan dalam kardus besar untuk dibawa kembali pulang.

lalu mengucap perpisahan pada teman-teman sepermainan. mengucap perpisahan pada cinta-cinta instan yang keburu jadi basi. ah…untuk yang ini sungguh, tidak ada satu pun yang memberatkan saya untuk pergi. mereka semua hanya angin lalu. selintas. tak berbekas.

diakhir bulan ini saya menginjakkan kaki di ibukota kembali dengan 2 buat koper besar dan 2 kardus besar yang dikirim kemudian. saya pulang. menggantungkan harap akan kehidupan lebih baik di atas monas yang tinggi. dan meninggalkan segala senang, suka dan duka di pulau yang telah membesarkan ego saya.

Maret 2011

memulai kehidupan karir di tempat baru dengan lingkungan baru sesungguhnya bukanlah hal yang mudah. terbiasa hidup dalam segala santai di pulau dan kini harus tergerus arus ibukota yang deras. tapi kehidupan pulau yang penuh jatuh bangun ternyata telah berhasil membesarkan nyali dan keberanian saya untuk tidak pernah berhenti berusaha dan berubah. tidak ada yang tidak bisa kita capai. meski saya harus kembali memulai dari bawah. dari tiada. untuk menjadi ada.

ibukota selalu menawarkan saya pelarian-pelarian yang menyenangkan. baru satu minggu di sini pun saya melakukan pelarian kecil. bersama dia, seorang teman yang selalu terasa lebih dari teman. teman yang pernah berbagi ciuman dan pelukan. hehehehe….dan diantara panggung-panggung pertunjukkan jazz terbesar tahun itu, kami temukan kebersamaan. terima kasih, kamu…yang menyambut awal hidup kembali saya di ibukota dengan sebuah irama jazz.

lalu tentu saja, kamu pun mengisi hati saya yang mendamba dengan segala racauan kacau. hahaha…disinilah #DearJodoh tercipta, sebuah hestek yang selalu menjadi pelariaan saya dalam galau. atau setidaknya galau yang biasa saya buat-buat agar tampak seru di sebuah rumah kecil bernama twitter. dan dari sana..banyak teman2 yang ternyata suka curahan hati penuh harap saya ini. hahahaha….one day, kalau waktu sudah tepat mungkin #DearJodoh akan jadi sebuah buku. semoga.

April, May, June 2011

bulan-bulan ini rasanya tidak banyak yang terjadi dalam hidup saya. masih mencoba menyesuaikan dengan traffic dan kehidupan di jakarta yang bergerak cepat dan kadang terlalu cepat. mencari bentuk seperti apa saya yang sekarang dan seperti apa yang saya inginkan nanti.

menemukan komunitas baru dan berkenalan dengan banyak orang-orang hebat. lalu menjadi akrab. ah….itu yang buat hidup lengkap, bukan?

lalu tiba-tiba letupan itu datang. dari laki-laki yang telah dikenal di masa lampau. yang telah berubah menjadi sang don juan. ah…ujung-ujungnya pun hanya membuat hati berceceran di lantai. lalu sebagian waktu digunakan untuk menjahit kembali hati yang berantakan. ah…urusan romansa saya memang masih kalah. tapi toh tak pernah mengurungkan niat untuk menemukan sebagian dari jiwa saya di luar sana. perjalanan naik turun mengajarkan saya untuk terus bergerak.

July, August 2011

mungkin katakan saja bahwa bulan-bulan ini cukup indah. sebuah letupan instan terjadi di sebuah malam yang kemudian menjadi drama selama 3 bulan kedepan. hahahaha…mengocok sebagian iman. lalu meruntuhkan tembok pengaman hati yang masih hati-hati saya bangun perlahan. drama…sebutlah dia laki-laki paling drama sedunia. laki-laki yang belum siap menerima saya. dengan segala ke-rock n roll-an saya. yang belum siap untuk mengerti bahwa di hidup saya sahabat-sahabat adalah semangat saya. dan ketika harus memilih antara drama dia atau mereka, saya pun butuh diyakinkan  akan ketulusan cintanya yang ternyata masih sebuah konsep semata.

September, Oktober 2011

sebuah perjalanan singkat menuju sebuah pulau lain berpasir selembut kapas, berpantai tenang dan bermatahari garang, telah membuat hidup saya lebih indah. disana saya tersadar, bahwa yang saya dapat dan akan dapat di ibukota mungkin lebih besar dari yang saya kira. hanya bila saya percaya.

di ibukota justru saya menemukan banyak hal lebih. disini keluarga hanya berjarak 2 langkah dari saya. sahabat-sahabat tercinta dekat dan begitu terjangkau. semua lebih dekat, semua bisa menjadi semangat.

mungkin kebebasan saya tidak sebanyak yang saya punya sebelumnya. tapi toh…disini ada sebuah kerinduan yang selalu mudah terjawab. hanya bila saya mau mencari jawab.

friends and family are always there. no matter what. and they are the ones that keep me alive so long. and for this am grateful. for life has never been better or sweeter.

laki-laki tentu masih saja datang. memberi letupan tak terduga tidak saya lengah dan membuka sedikit pintu hati. ah…cinta masih jauh dan masih memusuhi saya. maka biarlah. dalam love and hate relationship saya dengan cinta dan sebuah konsep kecil bernama hestek #DearJodoh pun, saya menemukan bahwa saya masih mampu mencinta. hanya belum ada yang mampu untuk menerima cinta saya yang mahadaya. hahahaha….

November, December 2011

bulan-bulan terakhir di tahun ini semakin menguatkan pemikiran saya, bahwa ketika kita percaya kita bisa, tidak ada satu pun yang akan menghalangi kita. saya bersyukur di kelilingi keluarga luar biasa yang meski kadang membuat saya nyaris gila, tapi selalu membuat saya merasakan cinta. saya beruntung dikelilingi sahabat-sahabat yang selalu dekat di hati meski kadang berjarak. yang selalu siap dengan bahu lebarnya untuk saya meratap dan menangis. yang selalu siap kaki dan senyum untuk diajak bersenang-senang, menikmati budaya dan bercinta dengan ibukota.

rejeki datang dengan lancar. bukan hanya uang, tapi juga persahabatan. ini pun sebuah rejeki yang tidak ternilai. tahun ini ternyata berakhir dengan hasil yang cukup memuaskan. saya pun kembali on track dalam karir. berharap untuk settle dan tidak lagi terkenal sebagai si kutu loncat yang gatelan. saya pun punya banyak kesempatan menikmati hidup, menyalurkan hidup dan passion. life’s is fairly good.

mungkin keinginan saya tahun depan adalah terus melanjutkan apa yang telah saya lakukan dan saya dapatkan tahun ini. terus membangun impian masa depan meski tidak seberapa. terus mengokohkan persahabatan dengan orang-orang hebat yang diijinkan alam untuk saya kenal tahun ini. terus mencari cinta yang tercecer di antara padatnya ibukota. terus melakukan perjalanan menarik untuk menghargai alam dan budaya. terus menjadi diri sendiri meski tidak semua orang akan menerima. terus mencintai dan bercinta tanpa perlu merasa terluka. terus hidup. apa adanya.

thank you, 2011….

Advertisements