bahagia itu gunung es


Saya tidak bahagia
Mungkin malah tidak pernah bahagia
Emangnya bahagia itu apa?

Apakah ketika menghabiskan waktu dgn orang tercinta?
Apakah ketika melakukan pekerjaan yg kita suka?
Waktu nonton tanding bola klab favorit?
Waktu tau loe hamil?
Waktu terima THR?

Apa, kapan dan bagaimana bahagia itu?
Gw adalah org paling bodoh soal rasa yg satu ini.
Pemahaman gw hanya sampai batas senang saja.
Ketemu org tercinta, senang.
Terima THR, senang.
Kerja di bidang yg kita suka, senang.
Tapi blm tentu bahagia.

Well, happy is so over-rated though.

Saya senang dekat keluarga, tp saya belum bahagia. Saya masih merasa kosong. Dan hampa ini blm mampu terisi hadirnya mereka.

Saya senang bekerja, meski gak selalu kerjaan yg saya suka. Kesenangan akan bertambah ketika terima upah. Tapi saya belum bahagia. Krn banyak waktu, saya hanya jd zombie robotik yg kerja tanpa hati.

Mungkin bahagia itu ibarat gunung es. Ada tp blm tentu nampak krn ditutupi kabut dingin. Yg sok psikologis pst akan blg semua itu ya adanya di pikiran. Yahhh…terserah loe kata dah!

Tapi kalo pikiran loe aja blg loe gak bahagia gmn? Yg sok religius pst nyuruh balik ke Tuhan. Yah… Itu mah gampang. Tp kalo Tuhan pun tak beri jawaban? Ada banyak orang mencari, bertanya tapi ya masih lost juga.

Taulah… Racauan pagi tak jelas. Yg jelas adalah saya tetap tidak bahagia di jalan yg Tuhan pilihkan untuk saya 6bulan lalu. Ungrateful? Maybe. Or maybe it’s just me…

Advertisements